SiapKerja.com

Menghidupkan Merek(2)

Posted in Uncategorized by SiapKerja on September 12, 2009

Merek merupakan aset bisnis yang paling penting, diperkirakan sekitar 5% sampai 50% dari nilai pasar sebuah perusahaan dan beberapa bisnis, baik barang mewah maupun barang-barang yang tidak pernah profit sekalipun.

Merek menjadi kompleks dan memiliki tantangan yang besar. Bisni yang bermerek akibatnya berbicara mengenai people, atau orang. Merek mereka memberikan sebuah tujuan yang juga menjadi gagasan untuk peduli, alasan untuk datang ke tempat kerja setiap hari, dan misi yang mengajak orang-orang untuk bekerjasama.

Logo dan identitas, warna dan kemasan menjadi alat yang saling membantu untuk membuat merek semakin besar dan kuat. Merek dibawa ke kehidupan melalui orang-orang. Merek sebaiknya bukan merupakan label dan image yang pasif. Merek sebaiknya merupakan pengalaman hidup yang nyata, dimana nilai dan  kepercayaan ditunjukan secara relevan dan praktis kepada pelanggan, juga kepada setiap kelompok pemilik andil(pemegang saham/pemilik) lainnya.

Ini bukan hanya tentang fokus terhadap pelanggan dan kemudian membutuhkan karyawan untuk menjanjikan hal tersebut. Ini tentang cara membuat merek nyata dan relevan bagi para pegawai– juga bagi para pemegang saham, pemasok, pemerintah dan sebagainya.

Bagi pelanggan, merek dibuat relevansi melalui proposisi atau penawaran pelanggan, yang unik untuk setiap segmen pelanggan yang berbeda. Proposisi unik inilah  yang kemudian disalurkan melalui pengalaman pelanggan, yang meyakinkan bahwa janji dari merek dan penawarannya menjadi kenyataan.

Sama halnya untuk pegawai, bisnis seharusnya mengembangkan proposisi atau penawaran pegawai untuk setiap  segmen. Beberapa akan dimotivasi oleh jenjang karir, sementara yang lain dilakukan oleh kepuasan kerjam dan yang lain lagi adalah uang. Pengalaman karyawan yang tepat sebaiknya dikembangkan untuk memenuhi janji dan ekpetasi dari setiap aspek.

Sekali staf diperlakukan dengan cara seperti merek, mereka akan lebih mau bereaksi dengan cara yang lebih positif. Contohnya, mereka dapat dimotivasi untuk melakukan usaha ekstra dalam menghidupkan merek dan menyalurkan pengalaman pribadi mereka kepada setiap pelanggan.

Kesimpulan :

Merek adalah identitas perusahaan atau sebuah perjuangan. Dengan menciptakan merek berarti harus dapat bersama-sama mengembangkan nilai merek kepada pelanggan. Jadikan merek ‘payung’ kosisten bagi pegawai agar melayani dan menjunjung merek kepada pelanggan. AK

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: